11 LINGKUNGAN "GUNCANG" PANTI EKAKAPTI, SIAPA YANG JUARA?

Jumat, 17 Juli 2026
Lomba Senam Kreasi Umat Ibu-Ibu HUT
11 LINGKUNGAN "GUNCANG" PANTI EKAKAPTI, SIAPA YANG JUARA?

11 LINGKUNGAN "GUNCANG" PANTI EKAKAPTI, SIAPA YANG JUARA?

MAGELANG, Paroki SMF – Suasana di Gedung Panti Ekakapti, kompleks Gereja Santa Maria Fatima (SMF) Magelang, mendadak berubah menjadi panggung penuh warna, tawa, dan energi positif pada Minggu, 12 Juli 2026. Para Srikandi Paroki Santa Maria Fatima dengan kostum unik dan kreatif tampak memadati ruangan. Hari itu, para ibu dari berbagai lingkungan berkumpul bukan hanya untuk berkompetisi, melainkan untuk merayakan kebersamaan dalam Lomba Senam Kreasi Ibu-Ibu guna memeriahkan HUT ke-55 Paroki Santa Maria Fatima Magelang.

Meskipun hanya diikuti oleh 11 dari total 30 lingkungan yang ada di Paroki, hal tersebut sama sekali tidak mengurangi tensi kemeriahan. Justru, setiap lingkungan yang berpartisipasi tampil all-out, memadukan kekompakan gerak dengan ritme lagu yang sudah mereka persiapkan jauh-jauh hari dengan penuh peluh dan tawa saat latihan.

Lebih dari Sekadar Kompetisi: Sebuah Ungkapan Syukur

Acara yang diawali dengan doa pembuka ini dibuka secara resmi oleh Ketua Panitia, Bapak Petrus Aris Setia Budi. Dalam sambutannya, beliau menekankan sebuah pesan reflektif yang mendalam bagi kita semua.

"Lomba senam kreasi ini adalah wujud kebersamaan umat untuk meningkatkan kesehatan jasmani, yang mana akan mendukung kesehatan rohani kita. Semua dilaksanakan dengan suka cita. Dalam lomba ini, janganlah kemenangan menjadi tujuan utama, melainkan keterlibatan dan partisipasi kita sebagai ungkapan syukur atas usia ke-55 tahun Gereja Katolik St. Maria Fatima Magelang," ungkap beliau.

Beliau juga mengajak seluruh umat untuk menjunjung tinggi sportivitas dan kepedulian demi membangun Gereja yang selaras dengan semangat ARDAS (Arah Dasar Keuskupan), yaitu mewujudkan Gereja yang bahagia, menginspirasi, dan menyejahterakan.

Sebelum tensi lomba memanas, ketegangan peserta dicairkan melalui aksi flashmob senam bersama yang dipimpin oleh Ibu Bernadeta Nurani Handayani (Ketua Lingkungan Faustina). Semua yang hadir, baik peserta maupun penonton dari usia muda hingga tua, larut dalam gerakan yang sama—sebuah simbol indah dari kesatuan umat.

Daftar Pemenang Lomba

Antusiasme penonton sungguh luar biasa. Panti Ekakapti penuh dengan sorak-sorai pendukung yang setia mendampingi peserta hingga akhir acara demi mendengarkan pengumuman pemenang. Berdasarkan penilaian juri, berikut adalah lingkungan yang berhasil membawa pulang predikat juara:

Juara 1: Lingkungan Simon Petrus

Juara 2: Lingkungan Theresia Avilla

Juara 3: Lingkungan Dominica Imaculata

Juara Harapan I: Lingkungan Regina Pacis

Juara Harapan II: Lingkungan Stefanus

Juara Harapan III: Lingkungan Yohanes Paulus II

Catatan untuk para pemenang: Penyerahan piala secara resmi akan dilaksanakan pada momen megah Konser Acara Puncak HUT ke-55 Paroki SMF tanggal 11 Oktober 2026 mendatang. Jadi, pastikan seluruh anggota lingkungan hadir ya!

Kejutan Spesial:

Kejutan special terjadi ditengah-tengah perlombaan, tiba tiba barisan umat berkaos kuning dengan logo HUT ke -55 Paroki Santa Maria Fatima, yang ternyata adalah Dewan Pastoral Paroki Harian bersama Romo Paroki dan Romo Vikaris Paroki bererak bersama dengan gerakan yang cukup lincah melakukan Senam Kesegaran Jasmani yang selalu dilakukan oleh anak-anak sekolah jaman dulu. Barisan DPPH tersebut mengejutkan umat.

Salah satu momen yang paling mencuri perhatian dan menyentuh hati adalah penampilan spesial dari Komunitas Timor Indonesia Bersatu (TIB). Komunitas masyarakat dari Indonesia Timur, mulai dari Bali NTB, NTT, Sulawesi, Maluku dan Papua yang menetap di Magelang pimpinan Bapak Eko Sumbodo, S.Sos, M.M., membawakan gerak dan lagu khas daerah Timor. Alunan musik tradisional yang rancak berhasil "menghipnotis" seluruh umat yang hadir di gedung untuk berdiri dan berjoget bersama tanpa sekat. Momen ini menjadi refleksi indah bahwa di dalam rumah Tuhan, perbedaan budaya justru menjadi harmoni yang memperkaya iman kita.

Acara pun ditutup dengan riuh tepuk tangan dan sukacita yang meluap. Umat melangkah pulang ke rumah masing-masing dengan senyum lebar dan tubuh yang lebih bugar. Lomba senam ini membuktikan bahwa merayakan iman dan syukur bisa dilakukan dengan cara yang sangat menyenangkan.

Sampai jumpa di kemeriahan acara HUT ke-55 Paroki selanjutnya! Berkah Dalem.

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita